1
Hikayat Nol Persen
Algorism (Inspirasi Menulis)
“Sesuatu yang tumbuh tanpa di tanam,
tidak
akan berbuah dengan sempurna.”
SAHABATKU
YANG BAIK, saya bersyukur buku ini ada ditangan Anda. Semoga pertemuan ini
menambah kebaikan diantara kita. Anggaplah ini obrolan ringan tentang keinginan
Anda untuk menulis. Baik sebagai bagian pengembangan profesi ataupun hanya
sekedar hoby bahkan demi sebuah tujuan mendakwahkan kebenaran. Selain bersyukur
saya juga merasa terhormat dapat berkenalan dengan Anda meskipun hanya melalui
media buku ini. Saya bangga dengan motivasi dan keyakinan Anda yang luar biasa
untuk menulis. Namun saya juga berharap Anda tidak memiliki keyakinan bahwa
dengan membaca buku ini semua keinginan Anda tentang menulis akan serta merta
terwujud. Ini bukan kitab sulap atau sihir yang akan merubah semuanya dengan
sekejap - hanya dengan trik atau mantra,‘sim
salabim abra kada bra’. Ini hanya sebuah buku motivasi tentang sikap kita
melejetkan potensi diri. Buku yang membahas bagaimana menghargai peluang hidup
meskipun sekecil 0% dan mengkhawatirkan kemungkinan sekalipun sebesar ribuan
bahkan jutaan %. Buku ini disajikan berdasarkan perjalanan dan pengalaman hidup
saya yang berupaya mewujudkan AMBISI skenario diri, yang dihadapkan dengan KEKUATAN skenario Yang Maha
Karya. Skenario yang melebihi harapan pengharap-Nya. Dan juga ditambahkan
pengalaman-pengalaman tokoh yang lebih menginspirasi.
KENAL dengan ABU ABDULLAH MUHAMMAD IBNU MUSA AL-KHUWARIZMI?
Mungkin tidak sebanyak orang yang mengenal Algoritma. Algorism dan
Al-Khuwarizmi dua nama yang sama. Algorism adalah istilah Barat dari Al-Khuwarizmi. Seorang matematikawan terkemuka dunia.
Buku-bukunya telah banyak dirujuk bahkan disadur ilmuwan-ilmuwan Barat. Adelardi dari Bath tahun 1126 telah menyadur
temuan-temuan ilmu pengetahuannya ke dalam bahasa Latin.[1]
Karya-karya al-Khawarizmi mempengaruhi pemikir dan ilmuwan lebih jauh di masa
kemudian, seperti Umar Khayam, Leonardo Fibonacci dari Pisa dan Jacob dari
Florence.
Al-Khawarizmi atau Algorism, adalah
intelektual muslim yang banyak menulis. Karya-karyanya di bidang matematika,
geografi, musik, sejarah. Dia juga seorang astronom yang berhasil menentukan
bentuk bundaran bumi. Riset yang dilakukannya di Sanjar dan Palmyra ini,
berhasil mengukur panjang derajat meridian, yaitu 56,75 Mil Arab. Karya ‘Frattati d’Arithmetica’ (Kitabul
Jama-wat-Tafriq) yang gemilang di bidang al-jabar. Tentang sebuk-beluk angka-angka, termasuk
angka nol. Karya lalu di sadur ke dalam bahasa Latin oleh Gerard Cremona. Karya
yang banyak menjadi rujukan utama hingga abad-16 di universitas-universitas
Eropa.
Penemu angka nihil atau popular
disebut angka ‘Nol’, lahir di Khawarizmi (Khiva) Selatan Amu Darya tahun 780. Leluhurnya
bermigrasi lalu menetap di Qutrubulli. Sebuah distrik bagian barat Baghdad,
Irak. Apa jadinya jika angka nol itu tidak ditemukan? Anda tentu dapat
membayangkan jika angka “0” tidak ada di muka bumi ini. Yang jelas buku ‘Nol
Persen’ ini tidak akan pernah ada. He...he..[NOL%]